Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari. Seluruh umat Muslim di dunia merayakannya dengan suka cita dan penuh dengan rasa syukur.
Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk beragama Islam terbanyak di dunia memiliki tradisi selama Idul Fitri berlangsung. Salah satunya adalah, memakan makanan khas Idul Fitri yaitu ketupat sayur dengan lauk opor ayam, rendang daging, maupun sambal goreng hati.
Selain itu, salah satu tradisi yang sangat melekat bagi mayoritas penduduk Indonesia adalah tradisi pulang kampung atau mudik.
Lalu, bagaimanakah Idul Fitri dirayakan di negara-negara lainnya?
1. Turki
Di Turki, Idul Fitri disebut “Ramazan Bayramı” dan dirayakan selama tiga hari. Tradisi yang umum dilakukan selama Idul Fitri di Turki adalah berkunjung ke keluarga dan teman-teman untuk saling memaafkan, memberikan hadiah, dan berbagi makanan.
Selain itu, banyak orang di Turki juga pergi ke masjid untuk shalat Idul Fitri dan memperkuat hubungan dengan Tuhan. Pada hari pertama Idul Fitri, banyak orang memakai pakaian baru dan menyajikan makanan tradisional seperti baklava dan lokum (permen Turki).
2. Inggris
Meskipun bukan merupakan salah satu negara Muslim, tapi masyarakat Muslim di Inggris turut merayakan Idul Fitri yang disebut Eid al-Fitr. Di sini, Idul Fitri dirayakan selama tiga hari.
Banyak Muslim di Inggris pergi ke masjid untuk salat Idul Fitri dan mengikuti prosesi tradisional setelah salat. Selain itu, banyak keluarga Muslim di Inggris juga mengadakan acara makan-makan dan bertemu dengan keluarga dan teman-teman. Sebagian besar toko-toko dan bisnis Muslim di Inggris juga tutup selama Idul Fitri.
3. Spanyol
Negara ini punya sejarah yang panjang tentang peradaban Muslim yang terletak di daerah Andalusia. Hingga kini, Idul Fitri di Spanyol disebut Eid al-Fitr atau Fiesta del Cordero.
Tradisi yang umum dilakukan selama Idul Fitri di Spanyol adalah berkunjung ke masjid, mengenakan pakaian tradisional, dan makan makanan khas seperti cordero al horno (domba panggang) dan tajine (hidangan daging atau ayam yang dimasak dengan rempah-rempah dan sayuran).
Selain itu, banyak orang Muslim di Spanyol juga memberikan sumbangan kepada mereka yang membutuhkan selama Idul Fitri.
4. Oman
Di Oman, salah satu negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, Idul Fitri dan dirayakan dengan doa bersama di masjid, di mana umat Muslim berkumpul untuk berdoa bersama dan merayakan hari raya.
Keluarga dan teman-teman juga saling berkunjung dan memberikan hadiah satu sama lain. Selain itu, ada tradisi memasak makanan khas seperti kebab dan kue kering khas Oman yang disebut ka’ak.
5. Mesir
Di Mesir, Idul Fitri dirayakan selama tiga hari. Pada hari pertama, umat Muslim pergi ke masjid untuk sholat dan kemudian berkunjung ke rumah saudara dan teman-teman untuk saling bermaafan. Keluarga juga biasanya memasak hidangan khas seperti kahi, sebuah kue kering berlapis gula dan madu.
6. Arab Saudi
Di Arab Saudi, Idul Fitri dirayakan dengan doa bersama di masjid. Keluarga dan teman-teman juga berkumpul untuk merayakan hari raya dan bermaafan satu sama lain. Tradisi yang populer di Arab Saudi adalah memakai pakaian baru saat merayakan Idul Fitri, serta memberikan hadiah uang kepada anak-anak sebagai bagian dari tradisi yang disebut Eidiyah.
7. Palestina
Setelah sholat Idul Fitri, keluarga dan teman-teman di Palestina saling bertemu dan memberikan salam satu sama lain, sambil mengucapkan Eid Mubarak yang berarti “Selamat Idul Fitri”.
Seperti di negara-negara Muslim lainnya, di Palestina juga terdapat tradisi untuk saling berbagi makanan dan memberikan hadiah.
Keluarga Palestina biasanya memasak makanan khas seperti maqluba, mansaf, atau maftoul yang kemudian dibagikan ke tetangga, teman, dan anggota masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, anak-anak sering diberikan hadiah uang atau mainan sebagai bagian dari tradisi Eidiyah.
*Dimuat di Nongkrong.co, 17 April 2023.
No comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.